Rabu, 01 Juli 2009

foto kami,,,,

Masa remaja masa yang indah,,,,, kita sekarang disini karena kita sudah melalui waktu itu, waktu dimana kita merasa paling besar, paling benar, masa kita mencari jati diri ,,,, ingin menunjukkan kepada dunia inilah AKU,,,,, tidak ada satupun yang sama denganku,,,, dari kita masih dikandunganbunda , ditimang ma ayah tercinta merangkak, berjalan , berlari-lari dengan polosnya,,,,,,,saat itu rasanya segalanya sempurna .... ada pepatah mengatakan ,,,, dulu adalah masa lalu,,, sekarang adalah kehidupan kita ,,,, hari esok adalah impian,,,,, kita bergerak kedepan ,,menjadi seperti apa yang sering kita pikirkan,,,,

ehm,,, senengnya kita ketika kita bisa saling berbagi dan memberi,,,,q cuma mau berbagi foto senengnya bisa menyatu dengan adek2,,,,,, lucu, nakal, usil, gemesin,,,, bagi temen-temen yang mau berbagi denganku q tunggu lho,,,,






Senin, 01 Juni 2009

PERUBAHAN ITU PASTI

Masa remaja merupakan masa yang sangat menyenangkan sekaligus rawan, karena di usia remaja perkembangan fisik dan emosi mereka mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Masa puber merupakan masa “pancaroba” yang mendorong mereka untuk mencoba hal-hal baru dan berusaha mencari serta menemukan jati diri mereka. Kondisi keluarga, pergaulan, dan lingkungan akan sangat berpengaruh pada pembentukan sifat dan karakter mereka. Oleh karena itu diperlukan bimbingan, arahan dan pemahaman serta penguasaan ilmu yang cukup, yang dapat dijadikan bekal agar dapat hidup bahagia di dunia dan akhirat.

Kurikulum pendidikan nasional yang hanya mengalokasikan waktu dua jam pelajaran setiap minggunya untuk pelajaran agama dan dengan materi yang terkesan “dipaksakan”, dirasakan kurang efektif dalam upaya membentengi pergaulan bebas remaja yang cenderung mengabaikan norma agama dan masyarakat. Selain itu komposisi pendidikan moral dan pengetahuan umum sangat tidak proporsional, yang mengakibatkan remaja cenderung mempunyai pola pikir yang liberal, sehingga keseimbangan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan kualitas iman dan takwa mutlak diperlukan.

Permasalahan semakin pelik ketika media pendidikan agama bagi remaja khususnya di daerah perkotaan, belum memadai dan belum mampu mengakomodir kebutuhan spiritual mereka. Selain itu fakta dalam masyarakat juga mengindikasikan bahwa banyak sekali adik-adik muslim usia remaja yang masih belum bisa membaca Al-Qur'an, namun masih sangat kurang lembaga yang dapat mendukung kebutuhan tersebut. Oleh karena itu diperlukan suatu media pembelajaran khusus bagi remaja (usia 12–17 tahun/ SMP-SMU).

Di lain pihak permasalahan mengenai program pendidikan Al-Qur'an pasca TPQ/TKQ dipandang perlu, mengingat fakta dalam masyarakat menunjukkan bahwa hasil pendidikan TPQ/TKQ masih banyak kekurangan dalam penguasaan materi Ilmu Qur'an dasar dan materi-materi keislaman lainnya.

Melihat kondisi seperti itu serta dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,Tka-tpa Al Jannah berusaha untuk menjadi sebuah lembaga yang ikut serta dalam memajukan nusa dan bangsa,walaupun dalam lingkungan yang kecil, kami ingin menjadi icon yang ikut dalam perubahan menyongsong masa depan islam yang gemilang,,,,,,

Selasa, 26 Mei 2009

suara hati kami,,,,

berawal dari keprihatinan kami denagn kondisi belum masyarakat yang terombang-ambing oleh globalisasi yang mendunia, kami berusaha untuk ikut andil dalm mencerdaskan anak bangsa dari ketidakpastian. kami bukanlah siapa-siapa. kami hanyalah segelintir manusia yang berkemauan untuk berjuang demi menegakkan agama Allah SWT di bumi ini, kami hanyalahh manusia hina, rapuh tak berdaya ... tapi kami akan akn terus berusaha untuk mencapai ridlo-Mu,,,wahai Tuhan ku,kuatkanlah kami, lindungilah kami dengan Tangan-Mu sendiri. Amien

berdiri tahun 2002, mulailah perjuangan kami, sedikit demi sedikit kami adek2 usia tpa datang ketempat kami untuk belajar,,, hingga semakin hari-semakin banyak jumlah mereka lebih dari 40 santri (suatu hal yang sangat menabjubkan bagi kami) , tempat yang dipergunakan untuk tpa semakin kurang untk menampung mereka, kami beralih ke tempat yang lebih luas ,,, dengan peralatan seadanya, tikar dan meja,,, karena keterbatasan kami tidak mampu untuk membeli barang-barang yang "biasanya ada di tpa" seperti meja kursi, dasbor, lemari dan lainya,,, tapi kami tetap bertahan dan akan terus berusaha untuk maju

27 mei , tepat 3 tahun silam terjadi gempa di jogja, hal yang tidak pernah terfikirkan, karena tempat kami terkena jalur gempa, semuanya hancur total, tidak ada yang tersisa, sedih hati ini meraskan, tempat kami belajar mengajar tlah hilang sudah...........

sedih marah kecewa.......

tapi kami sadar ini adalah cobaan ,,,,,
untuk mengetahui seberapa besar keteguhan hati kami....

setelah kondisi mereda kami mulai lagi dari awal......
hal itu lebih sulit karena kami tidak ada sarana dan prasarana iqro satupun kami tidak punya,,,,
akhirnya bermodal uang pribadi kami mulai membeli iqro dan mulailah kami mengumpulkan santri-santri kami sau persatu,,,

sekarang 27 mei 2009.....
kemajuan kami tidaklah pesat karena keterbatasann dana dan juga sumber daya manusia ,,,,
santri kami tinggal 14 anak, dengan 3 ustadz,
kondisi tempat belajar kami jauh dari yang disebut kata layak,,,,,,,,
jika hujan kami terpaksa libur karena angin dingin serta air dengan mudahnya masuk ke tempat kami belajar mengajar,,,,, tidak ada perhatian dari masyarakat maupun pihak lain ,,,,
haruskah kami mengakhirinya?????????
tpa yang dengan sush payah kami dirikan, haruskah kami akhiri,,,,


saudaraku dimanapun engakau berada, kami bukanlah seorang pembicara yang baik,,,
tapi aku ingin agar engkau tau bagaimana perjuangan kami disini ...
kami butuh dukungan darimu,,,,

biarlah Allah yang akan membalasnya...............

semoga apa yang telah kita lakukan mendapat ridlo dari Nya. amien.

pengelola tka/tpa aljannah